Begini Cara Menerapkan Indefinite Pronouns dalam Bahasa Belanda

Begini Cara Menerapkan Indefinite Pronouns dalam Bahasa Belanda

Dalam percakapan sehari-hari, seringkali kita tidak merujuk orang atau benda secara spesifik. Misal, kita ingin mengatakan bahwa ada seseorang di depan pintu, atau ada sesuatu yang menarik. Dalam bahasa Belanda, kata-kata ini kita sebut sebagai onbepaalde voornaamwoorden alias kata ganti tak tentu. Kata-kata tersebut ialah, “iets”, “niets”, “iemand”, “niemand”.

Penasaran tentang bagaimana penggunaan kata ganti tak tentu dalam bahasa Belanda? Baca sampai habis artikel ini!

Iets dan Iemand

Iets dan Iemand

Pertama, kita akan membahas kata ganti tak tentu yang paling sering orang gunakan untuk merujuk hal-hal positif, yakni iets, dan iemand. Kata iets kita gunakan untuk menggantikan benda atau hal yang bersifat abstrak tanpa perlu menyebutkan namanya secara spesifik. Contoh, ketika kamu laper, tapi belum tau mau makan apa, kamu bisa mengatakan, “Ik wil iets eten” (Aku mau makan sesuatu).

Sementara itu, kata iemand kita gunakan untuk merujuk pada sosok manusia yang identitasnya belum kita ketahui. Contoh, “Er klopt iemand op de deur” (Ada seseorang yang sedang mengetok pintu).

Penggunaan kedua kata ini sangat flexible dan bisa kamu tempatkan di berbagai posisi tergantung struktur kalimat yang sedang kamu gunakan. Jangan sampai kamu tertukar ketika menggunakan kedua kalimat tersebut! karena bakal terdengar aneh bagi penutur asli.

Niets dan Niemand

Niets dan Niemand

Sebelumnya, kita sudah membahas penggunaan kata ganti tak tentu untuk hal-hal yang bersifat positif. Sekarang saatnya kita membahas penggunaan kata ganti negatif, yakni niets dan niemand. Kata niets merupakan negasi total dari iets, yang berarti tidak ada satu hal pun yang sedang dibicarakan. Misal, ketika ada orang yang bertanya kepadamu tentang apa yang sedang terjadi, kamu menjawab, “Ik weet niets” (Aku gak tau apa-apa).

Di sisi lain, kata niemand kita gunakan untuk menyatakan ketiadaan subjek manusia dalam sebuah situasi atau di dalam sebuah ruangan yang sedang sepi. Contoh, “Er was niemand op kantoor” (Tidak ada seseorang di kantor).

Hal menarik dari penggunaan niets dan niemand adalah kamu tidak perlu menggunakan kata negatif seperti niet lagi dalam kalimat tersebut, karena kalimat tersebut otomatis menjadi negatif.

Bagaimana, gampang kan? 😀

Aturan Penambahan -s Pada Kata Sifat

Nah, materi ini memiliki aturan juga, lho! yakni perubahan kata sifat yang diletakkan tepat setelah kata ganti tak tentu tersebut. Ketika kamu ingin menambahkan kata keterangan tambahan mengenai “sesuatu”, maka kata sifat tersebut harus ditambahkan huruf -s di belakangnya. Aturan ini berlaku untuk kata ganti seperti, iets, niets, viel, dan weinig saat diikuti kata sifat.

Yuk, lihat contoh kalimat ini, “Ik heb iets leuks gekocht” (Aku telah membeli sesuatu yang bagus). Di sini, kata sifat “leuk” (bagus) berubah menjadi “leuks” karena ia memberikan keterangan pada objek “iets” tersebut.

Kesimpulan

Penguasaan terhadap onbepaalde voornaamwoorden sangatlah penting ketika kamu tidak mengetahui secara spesifik benda atau seseorang yang sedang kamu bicarakan. Intinya, gunakan kata iets untuk menyatakan benda/hal dan gunakan iemand untuk menyatakan seseorang. Lalu, gunakan niets dan niemand untuk memberi negasi. Kemudian, jika kata benda tersebut diikuti kata sifat, maka tambahkan akhiran -s untuk kata sifat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Published
Categorized as KOMUNITAS