Rahang tuna bakar jadi salah satu menu laut yang diam-diam punya banyak penggemar. Potongan rahang tuna yang tebal dengan tekstur daging lembut ini mampu menghadirkan rasa gurih alami tanpa perlu banyak tambahan. Begitu di bakar, aromanya langsung menggoda dan bikin siapa pun nggak sabar buat mencicipi.
Menu ini sering di temui di daerah pesisir, tapi sekarang mulai di lirik pecinta kuliner di berbagai kota. Selain rasanya yang mantap, rahang tuna juga di anggap bagian istimewa karena dagingnya padat dan kaya rasa. Nggak heran kalau banyak orang menjadikannya menu favorit saat kumpul santai.

Rahang tuna bakar khas pesisir di kenal dengan cita rasa sederhana tapi nendang. Ikan segar yang baru di tangkap langsung di olah tanpa proses ribet, sehingga rasa aslinya tetap dominan. Biasanya hanya di bumbui rempah dasar, lalu di bakar di atas arang sampai matang sempurna.
Teknik bakar jadi kunci utama. Api sedang membuat bagian luar sedikit garing, sementara bagian dalam tetap juicy. Saat di sajikan, rahang tuna ini sering di temani sambal pedas dan perasan jeruk nipis yang bikin rasanya makin seimbang.
Menikmati menu ini paling pas sambil duduk santai, di temani angin laut dan obrolan ringan. Kesederhanaan inilah yang bikin makanan ini selalu punya tempat di hati penikmat kuliner laut.

Di berbagai daerah, kuliner rahang tuna nusantara punya sentuhan berbeda. Ada yang lebih pedas, ada juga yang dominan manis gurih. Meski bumbunya beragam, ciri khasnya tetap sama, yaitu rasa ikan yang kuat dan tekstur daging yang tebal.
Buat kamu yang suka eksplor rasa laut, menu ini layak banget masuk daftar buruan. Bahkan banyak orang menyandingkannya dengan menu laut lain, seperti udang bakar atau ikan bakar, supaya makin lengkap.
Kalau kamu suka sajian laut bakar, kamu juga bisa intip artikel Udang Bakar Jimbaran sebagai referensi menu bakaran yang sama-sama bikin ketagihan.
Rahang tuna bakar bumbu tradisional biasanya menggunakan campuran bawang, ketumbar, kunyit, dan sedikit gula. Bumbu ini di haluskan lalu di lumurkan ke seluruh permukaan rahang tuna agar meresap sempurna.
Proses marinasi singkat sudah cukup karena daging tuna cepat menyerap rasa. Setelah itu, rahang di bakar sambil sesekali di olesi sisa bumbu supaya aromanya makin keluar. Hasilnya adalah rasa gurih dengan sentuhan rempah yang pas.
Menu ini cocok di santap dengan nasi hangat dan sambal terasi. Perpaduan sederhana tapi bikin makan jadi nggak berhenti di satu potong saja.
Sensasi gurih rahang tuna bakar datang dari kombinasi lemak alami ikan dan proses bakar yang tepat. Saat lemak meleleh kena panas, aroma smokey langsung muncul dan bikin lapar seketika.
Tekstur dagingnya yang padat tapi lembut membuat setiap gigitan terasa memuaskan. Di tambah sambal pedas segar, rasanya jadi makin lengkap dan berani.
Kalau kamu penggemar olahan ikan berbumbu segar, kamu juga bisa membaca Pecak Ikan Gurame untuk alternatif menu ikan yang nggak kalah menggoda.
Olahan rahang tuna bakar favorit laut ternyata bisa banget di buat sendiri di rumah. Bahannya mudah di dapat dan prosesnya nggak ribet, cocok buat menu akhir pekan atau acara kumpul keluarga.
Bahan-bahan:
Rahang tuna segar
Bawang putih
Bawang merah
Ketumbar
Kunyit
Garam
Gula
Air jeruk nipis
Cara membuat:
Bersihkan rahang tuna lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan diamkan sebentar. Haluskan bawang putih, bawang merah, ketumbar, kunyit, garam, dan gula. Lumurkan bumbu ke rahang tuna hingga merata. Diamkan sebentar agar bumbu meresap, lalu bakar di atas bara api sambil di bolak-balik sampai matang dan harum.
Sajikan rahang tuna bakar dengan sambal favorit dan nasi hangat. Menu ini dijamin bikin suasana makan lebih seru tanpa harus keluar rumah.
Rahang tuna bakar adalah bukti bahwa bagian ikan yang sederhana bisa jadi sajian istimewa. Dengan bumbu yang pas dan teknik bakar yang tepat, menu ini mampu menghadirkan rasa gurih khas laut yang susah di lupakan. Cocok di santap kapan saja, baik di pesisir maupun di rumah sendiri.